Rabu, 27 November 2013

Accounting Introduction Part 1



What is Accounting ?

A. Three Activities 

Accounting is the information system that identifies, records and communicates the economic events and organization to interested users.

Accounting consists of three basic activities :

1. Identify

2. Records

3. Communicates



To identify economic events, a company selects the economic events relevant to its business. Once a company identifies economic events, it records those events in order to provide a history of its financial activities. Recording consists of keeping a systematic and chronological diary of events. In recording, a company also classifies and summarizes economic events. Finally, the company will communicate the collected informations to interested users ( internal and external users ) with accounting reports. The most common of these reports are called financial statements.



B. Group of Users of Financial Information

The information that a user of financial information needs depends on the kind of decision the user makes.  

There are two groups of users of financial information :
 
1. Internal Users

They are those individuals inside a company who pan, organize and run the business such as managers, production supervisors, finance directors and company officers.


2. External Users

They are individuals or organizations outside of a company who want financial information about the company. The two most common types of external users are investors and creditors. Investors use accounting information to make decision to buy, hold, or sell ownership shares of a company. Creditors use accounting information to evaluate the risks of granting credit or lending money.

Senin, 08 April 2013

Pertumbuhan Anak, Gizi dan Genetis






Faktor gizi dan genetis merupakan faktor yang sangat berpengaruh pada masa bayi dan balita. Gizi yang seimbang akan menjamin tubuh anak memperoleh semua asupan yang dibutuhkan untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Selain gizi, faktor genetis juga mempunyai andil dapat mempengaruhi pertumbuhan anak. Namun, hal ini hanya dapat muncul secara optimal jika didukung dengan asupan gizi yang benar karena gizi merupakan dasar kebutuhan setiap anak.


Asupan gizi yang kurang dapat menyebabkan anak mengalami growth faltering. Berat badan yang kurang dapat menjadi indikator pertama yang dapat kita lihat ketika anak mengalami kurang gizi. Dalam jangka panjang, kurangnya asupan gizi akan menghambat pertumbuhan tinggi badan dan akhirnya akan berdampak buruk pula bagi perkembangan mental dan intelektual seorang anak.


Pada dasarnya, sampai usia 6 bulan bayi masih memiliki pertumbuhan badan sesuai dengan kurva standar. Pada masa ini, bayi dapat tumbuh dengan optimal hanya dengan mengandalkan ASI yang diberikan oleh sang ibu. Namun, setelah melewati masa 6 bulan, bayi harus diberikan MP-ASI. ASI sendiri harus diberikan sampai anak berusia 2 tahun.


Pemberian ASI sejak lahir akan menjamin bayi dapat berkembang menjadi anak yang cerdas. Kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6 yang terkandung dalam ASI sangat berperan dalam penyusunan sel-sel otak bayi.

Minggu, 07 April 2013

Mengenal 9 Jenis Kecerdasan


1. Kecerdasan Linguistik
Merupakan kemampuan untuk menggunakan bahasa untuk mendeskripsikan kejadian, membangun kepercayan dan kedekatan, mengembangkan argumen dan retorika atau mengungkapkan ekspresi dan metafora. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan linguistik adalah :
  • Wartawan
  • Reporter
  • Tenaga Penjual
  • Penyair
  • Copywriter
  • Penulis 
  • Pengacara
2. Kecerdasan Logika-Matematika
Adalah kemampuan menggunakan angka-angka untuk menghitung dan mendeskripsikan sesuatu, menggunakan konsep matematis, menganalisa berbagai permasalah secara logis, menerapkan matematika pada kehidupan sehari-hari, peka terhadap pola tertentu, serta menelaah berbagai permasalahan secara ilmiah. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan logika matematika adalah :
  • Akuntan
  • Ahli statistik
  • Insinyur
  • Penemu 
  • Pedagang
  • Programmer
3. Kecerdasan Musikal
Adalah kemampuan untuk mengerti dan mengembangkan teknik musikal, merespon terhadap musik, menggunakan musik sebagai sarana untuk berkomunikasi, menginterpretasikan bentuk dan ide musikal dan menciptakan pertunjukan dan komposisi yang ekspresif. Beberapa pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan musikal adalah :
  • Guru musik
  • Pembuat instrumen
  • Pemain band
  • Konduktor
  • DJ
  • Kritikus musik
  • Kolektor musik
  • Pencipta Lagu
  • Penyanyi
4. Kecerdasan Spasial
Merupakan kemampuan untuk mengenali pola ruang secara akurat, menginterpretasikan ide grafis dan spasial serta menerjemahkan pola ruang secara tepat. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan spasial antara lain :
  •  Fotografer
  •  Desainer interior
  •  Fashion designer
  •  Arsitek
  •  Pembuat film
5. Kecerdasan Kinestetik
Adalah kemampuan untuk menggunakan seluruh atau sebagian dari tubuh untuk melakukan sesuatu, membangun kedekatan untuk mengkonsolidasikan dan meyakinkan serta mendukung orang lain dan menggunakannya untuk menciptakan bentuk ekspresi baru. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan ini adalah :
  • Mekanik
  • Pelatih
  • Pengrajin
  • Atlit
  • Aktor
  • Penari
  • Koreografer
6. Kecerdasan Interpersonal 
Adalah kemampuan untuk mengorganisasikan orang lain dan mengkomunikasikan secara jelas apa yang perlu dilakukan, berempati kepada orang lain, membedakan dan menginterpretasikan berbagai jenis komunikasi dengan orang lain dan memahami intensi, hasrat dan motivasi orang lain. Beberapa pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan interpersonal adalah :
  •  Manager
  •  Politisi
  •  Pekerja sosial
  •  Pemimpin
  •  Psikolog
  •  Guru
  •  Konsultan
7. Kecerdasan Naturalis
Merupakan kemampuan untuk mengenali, mengelompokkan dan menggambarkan berbagai macam keistimewaan yang ada di lingkungannya. Beberapa pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan naturalis antara lain :
  • Ahli biologi
  • Ahli konservasi lingkungan
8. Kecerdasan Intrapersonal
Merupakan kemampuan untuk menilai kekuatan, kelemahan, bakat, ketertarikan diri sendiri serta menggunakannya untuk menentukan tujuan, menyusun dan mengembangkan konsep dan teori berdasarkan pemeriksaan ke dalam diri sendiri, memahami perasaan, intuisi, temperamen dan menggunakannya untuk mengekspresikan pandangan pribadi. Beberapa jenis pekerjaan yang cocok untuk kecerdasan intrapersonal adalah :
  • Perencana
  • Pemuka agama
  • Ahli filosofi
9. Kecerdasan Eksistensial
Adalah kemampuan untuk menikmati pemikiran-pemikiran dan ingin tahu mengenai kehidupan, kematian dan realita yang ada. Anak-anak dengan tingkat kecerdasan eksistensial yang tinggi mungkin akan menunjukkan keingintahuan mengenai bagaimana bumi bertahun-tahun yang lalu, mengapa kita ada di bumi, apakah ada kehidupan di planet lain, apakah ada dimensi kehidupan lain dan berbagai pertanyaan sejenis.



Brain Food

Berikut adalah " Brain Food " makanan yang diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak, yakni :

1. Salmon 





Salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega 3 - DHA and EPA yang ke duanya baik bagi petumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan.

2. Telur



Bagian kuning telur ternyata kaya akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat. Telur juga dikenal sebagai sumber protein yang relatif murah dan terjangkau.

3. Selai Kacang


 Peanut dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.

4. Gandum Murni


Otak membutuhkan suplai glukosa dari tubuh yang bersifat konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengatur vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.

5. Berry


Berry mengandung kadar antioksidan yang tinggi, khususnya vitamin C yang bermanfaat untuk pencegahan kanker. Berdasar riset, orang-orang yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikan dalam fungsi daya ingat. Biji strawberry dan buah berry juga kaya akan asam lemak omega 3.

6. Oatmeal


Oat baik dikonsumsi di pagi hari. Oat menyediakan energi yang dibutuhkan anak untuk mengawali aktivitasnya di pagi hari. Oat kaya akan kandungan serat dan menjaga otak anak agar terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat kaya akan vitamin E, B, potasium dan seng - yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi secara penuh.

7. Sayuran berwarna


Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.

8. Kacang-kacangan


Kacang mempunyai kandungan protein dan karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang baik untuk otak karena dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi pada siang hari. Kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asam lemak omega 3 lebih banyak dibandingkan jenis kacang lainnya -khususnya ALA - jenis asam lemak omega 3 yang penting bagi pertumbuhan anak.

9. Susu dan Yoghurt


Makanan yang berasal dari susu mengandung protein dan vitamin B yang tinggi. Ke duanya penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yoghurt juga mengandung karbohidrat dan protein yang merupakan sumber energi bagi otak.

10. Daging sapi tanpa lemak


Daging sapi tanpa lemak adalah salah satu sumber makanan yang mengandung banyak zat besi. Dengan banyak mengonsumsi 1 ons/ hari, maka tubuh anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi dan sumber lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral dan seng yang dapat membantu memelihara daya ingat.

Shalat


A. Pengertian

Shalat menurut ahli fiqih adalah suatu tindak ibadah disertai bacaan doa yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam sesuai dengan syarat dan rukunnya. Sedangkan makna yang sebenarnya adalah menghadapkan jiwa kepada Allah SWT untuk menumbuhkan rasa takut dan berserah diri kepada-Nya, serta mengakui keagungan dan kesempurnaan-Nya. Setiap orang yang mengaku dirinya Islam, wajid mendirikan shalat.

B. Syarat dan Rukun Shalat

Bagaimana cara melakukan shalat dengan benar ? Shalat yang benar adalah shalat yang dijalankan sesuai dengan syarat dan hukumnya.

Syarat-syarat mengerjakan shalat , yakni :
  • Islam
  • Baligh
  • Berakal
  • Suci dari hadas dan najis
  • Suci seluruh badannya, suci pakaiannya dan suci pula tempat yang digunakan untuk shalat.
  • Menutup aurat
  • Telah masuk waktu shalat
  • Menghadap kiblat
  • Mengetahui mana yang rukun dan mana yang sunah
Rukun mengerjakan shalat antara lain :
  • Niat sesuai dengan shalat yang akan dikerjakan
  • Takbiratul Ihram
  • Berdiri ( Bagi yang sakit dapat duduk atau berbaring )
  • Membaca Al-Fatihah pada setiap rakaat.
  • Rukuk dengan tuma'ninah
  • Iktidal dengan tuma'ninah
  • Duduk antara dua sujud dengan tuma'ninah
  • Duduk tasyahud akhir dengan tuma'ninah
  • Membaca tasyahud akhir
  • Membaca shalawat nabi pada tasyahud akhir
  • Membaca salam yang 
  • Tertib ( Melakukan secara berurutan )

Sabtu, 06 April 2013

Golongan Darah




a. Pengertian

Golongan darah adalah ciri khusus darah dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah. Dua jenis penggolangan darah yang paling penting adalah penggolongan ABO dan Rhesus ( Faktor Rh ). Di dunia ini sebenarnya dikenal sekitar 46 jenis antigen selain antigen ABO dan Rh, hanya saja lebih jarang dijumpai. Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang berakibat anemia hemolisis, gagal ginjal, syok dan kematian

b. Sejarah Penggolongan Darah

Pada 1900, seorang dokter kelahiran Wina bernama Karl Landsteiner membedakan darah manusia menjadi 4 golongan yaitu :
  • Golongan darah A
  • Golongan darah B
  • Golongan darah AB
  • Golongan darah O
Penggolongan ini dikenal dengan sistem penggolongan ABO. Tiga puluh tahun kemudian, Landsteiner mendapatkan nobel karena prestasinya tersebut. Tiga puluh tahun kemudian, Landsteiner mendapatkan Nobel untuk prestasinya tersebut.

c. Penggolongan darah

Golongan darah A
Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah A negatif, hanya dapat menerima transfusi darah dari golongan darah A - atau O-. 

Golongan darah B
Individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada permukaan sel darah merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah B - hanya dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah B - atau O -.

Golongan darah AB
Individu dengan golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga, orang dengan golongan darah AB + dapat menerima transfusi darah dari golongan darah ABO manapun dan disebut resipien universal. Namun, orang bergolongan darah AB + tidak dapat mendonorkan darah kecuali pada sesama AB +.

Golongan darah O
Individu dengan golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antigen terhadap antigen A dan B. Sehingga orang dengan golongan darah O - dapat mendonorkan darahnya kepada orang bergolongan darah ABO manapun dan disebut donor universal. Namun, orang bergolongan darah O- hanya dapat menerima darah dari sesama O -.



Penyakit Jantung

 

 

a. Gejala

 Di Indonesia, penyakit jantung termasuk pembunuh terbesar ke 2 setelah kanker. Gaya hidup dan pola makan yang salah, dapat menjadi pemicu penyakit ini. Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung :
  • Merokok
  • Tekanan darah tinggi
  • Diabetes
  • Kecapekan
  • Konsumsi alkohol
  • Banyaknya kandungan lemak dalam darah
  • Kurang olahraga
  • Stress
  • Faktor psikososial
Gejala penyakit jantung berbeda pada setiap orang. Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar atau rasa sesak di bagian tengah dada. Kadang, sebuah serangan jantung hanya menimbulkan rasa tidak nyaman yang ringan sekali sehingga sering diabaikan sama sekali. Satu-satunya cara untuk mendeteksi serangan jantung adalah pemeriksaan EKG. Pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) adalah pemeriksaan kesehatan terhadap aktivitas elektrik (listrik)  jantung. 

b. Pencegahan

Mengubah gaya hidup dapat menguragi resiko penyakit jantung hingga 80%. Berikut makanan yang dapat dikonsumsi untuk mencegah penyakit jantung :
  •  Bawang putih
  •  Ikan salmon
  •  Brokoli
  •  Buah beri atau cherry
  •  Beras merah
  •  Teh hijau
  •  Minuman coklat
Olahraga yang murah dan mudah seperti jalan kaki 6 km/ jam, senam jantung sehat, olahraga bela diri dan kegiatan berkebun bermanfaat dalam upaya pencegahan penyakit jantung.